Jumat, 01 Februari 2019

SAJAK KOPI (SEBUAH PUISI)

Kopi. Kopi ini begitu nikmat dengan sedikit hidangan kenangan di meja jiwa.


Sajak Kopi

Kopi pahit ini begitu nikmat, tanpa gula yang akan membuat luka. Tanpa sakit yang melilit lalu menjerit.

Kau datang menyuguhkan kopi manis, membuatku lupa, kopi itu pahit.
Kopimu terlalu manis. Mengiris hati.
Meninggalkan getir yang tak sanggup kutepis.

Kau..
Kau yang pergi tanpa permisi
Disaat layar terkembang tinggi.

Ajunaidi Gandeq
Lombok, 20/11/2017.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar